SELAMAT DATANG DI SITUS RESMI XII IPA 2 ANGKATAN 9 SMA PANGUDI LUHUR II SERVASIUS

Selasa, 03 Mei 2011

Telah Berpulang alm. Laurensius Putera Ageng

Sebelumnya,
(-__-) Kami dari STAFF mengucapkan Turut Berduka Cita sedalam-dalam nya untuk keluarga alm. Laurensius Putera Ageng.

Cerita singkat mengenai alm. Laurensius Putera Ageng.
alm. Laurensius Putera Ageng biasanya dipanggil Ageng, atau Putra adalah warga dari Perum Puri Nusapala RT 02/RW 19, Kel. Jatisari, Kec. Jatiasih, Kota Bekasi.
alm. Laurensius Putera Ageng yang sekarang berstatuskan Mahasiwa di UI jurusan Pariwisata. Dulu waktu SMA, mengeyam pendidikan di SMA Pangudi Luhur II Servasius.
Di SMA, alm. Laurensius Putera Ageng mengambil jurusan IPS.

foto saat kelulusan alm. Laurensius Putera Ageng





Foto dengan keluarganya




Cerita dari penulis
Awalnya saya mendapat SMS (pesan singkat) di HP saya, tapi berhubung saya sedang UTS (ujian tengah semester). Saya membiarkan SMS itu dan tetap belajar, tapi ada keanehan, tumben begitu banyak SMS beruntun. Karena dilanda penasaran saya pun membuka dan membaca SMS nya.

pesan singkatnya berisi :

"mohon doanya untuk temen kita Laurensius Putera Ageng yang saat ini terkena musibah, yang tadi pagi hilang terseret ombak di pelabuhan ratu dan sampai saat ini belum diketemukan…"

[ Ada 6 Pesan yang sama dan beruntut ]

Saya kaget, setelah membaca SMS (pesan singkat) itu. Antara rasa Kasian, Kaget, Tidak percaya, dan Bingung. Meruak jadi satu di pikiran.
Kebimbangan muncul, membuat saya yang tadinya tidak berniat online, jadi membuka FB (situs pertemanan) untuk mengetahui kabar lebih pastinya.
Keraguan saya terjawab saat seorang teman dari anggota STAFF memposting


dan

http://www.radarsukabumi.com/index.php?mib=berita.detail&id=68960

Setelah membaca itu, saya hanya dapat terdiam. Tak bisa berkata apa-apa. Dan hanya bisa membaca comment-comment-an yang terjadi di grup STAFF.
Sedih melanda, saat membuka Profil alm. Laurensius Putera Ageng
semuanya berharap alm. Laurensius Putera Ageng masih dapat ditemukan dalam keadaan Hidup. [Sewaktu belum ditemukan jasadnya]

Hari ini, tepat tanggal 2 May 2011
Jenasa korban ditemukan. (klik disini)
Sedih makin menggebu. Walaupun tidak telalu mengenal tetapi kesedihan dan rasa kehilangan terasa begitu dalam. Dan ada rasa senang karena jasadnya ditemukan.
Walau harus menerima pahit, bahwa Agung sudah tiada.

artikel terkait :

Tentang Sesosok Temen yang Sangat Dicintai

by : Averino (salah satu anggota STAFF)


dan ~(-__-~)

Teman yang Terlebih Dulu Pergi

by: Bintang (salah satu anggota STAFF)

Ini artikel dibuat tepat pukul 3:00 (pagi) WIB
mohon maaf artikel seadanya karena penulis mendadak membuatnya.
Sebagai penghormatan terakhir untuk Teman kami




"alm. Laurensius Putera Ageng"
-Selamat Jalan-
dan semoga tenang di sisi Bapa yang Maha Kuasa

- Fajar Herlambang "Kematian adalah bentuk lain dari kehidupan yang kekal"-
[copypaste]

Minggu, 20 Februari 2011

KABAR INDONESIA mengenai Penarikan film asing di Indonesia



STAFFNEWS.com - jakarta, bahwa di pertengahan bulan Februari 2011, seluruh film asing asal Amerika ditarik dari seluruh bioskop-bioskop di Indonesia.
Noorca Masardi selaku juru bicara (jubir) pihak 21 Cineplex mengatakan seluruh film-film asing yang berada di tanah air, telah diturunkan dari penayangannya di setiap bioskop yang ada (21/XXI/Blitz Megaplex). Dimana Motion Picture Associated (MPA) sudah resmi menarik semua film asing yang beredar di bioskop-bioskop Indonesia, film yang ditarik bukan hanya film lama, tapi film yang baru beredar pun ditarik.
Ini disebabkan oleh kebijakan yang dilakukan oleh pihak MPA ini karena ada perbedaan cara pandang dengan pemerintah Indonesia dalam hal ini Ditjen Bea Cukai. MPA tidak setuju dengan kebijakan baru dari Ditjen Bea Cukai.
Noorca menuturkan, yang disebut bea masuk itu hanya berlaku untuk barang masuk, dan film tidak bisa dikategorikan sebagai barang masuk. Apalagi sebeneranya sebagai "barang", setiap kopi film impor yang masuk ke Indonesia, selama ini sudah dikenakan dan dibayarkan bea masuk+pph+ppn, 23,75% dari nilai barang.

"Selain itu, selama ini, Negara/Ditjen Pajak/Kemenkeu juga selalu menerima pembayaran pajak penghasilan 15% (Limabelas persen) dari hasil eksploitasi setiap film impor yang diedarkan di indonesia. Pemda, Pemkot, Pemkab juga selalu menerima pajak tontonan dalam kisaran 10-15% untuk setiap judul film impor atau nasional sebagai Pendapatan Asli Daerah," katanya.

Karena Ditjen Bea Cukai tidak mau memahami dan menanggapi seluruh argumen penolakan dan keberatan terhadap "Bea masuk hak distribusi" yang diajukan oleh pihak MPA, Ikatan Perusahaan Film Impor Indonesia (Ikapifi), Bioskop 21, maka MPA sebagai asosiasi produser film Amerika memutuskan hal ini.

"Selama ketentuan bea masuk atas hak distribusi film impor diberlakukan maka seluruh film Amerika Serikat tidak akan didistribusikan di seluruh wilayah Indoensia sejak kamis 17 Februari," katanya.

Sabtu, 12 Februari 2011

Ganjuran (bantul, 12/02/11) part 1

Hey, teman-teman ini tim STAFF bagian jogja, jalan-jalan ke ganjuran (bantul).
berawal dari iseng di ajak sama anggota STAFF yang bernama Emmanuela Venni.
untuk pergi ke



dan yang meluncur.. alias pergi hanya dua orang anggota STAFF yaitu Emmanuela Venni , dan Monica Gretta.
berangkat sekitar kurang lebih pukul 12.30
hari sabtu, 12 februari 2011
menusuri jalan yang panas ke ganjuran.

ditengah jalan.. narsis dulu..

Chat Box